Selasa, 30 April 2019

Dalam Sebuah Gerbong

Ketika pintu gerbong sudah dirapatkan
Mengembalikan karcis yang sudah dipesan
Bukan lagi sebuah pilihan

Suka maupun sungkan
Semua penumpang adalah teman
Seperjalanan sepernasiban

Guncangan bukan alasan
Untuk larut dalam keputus asaan
Dan menyudahi perjalanan

Terus berserah kepada Tuhan
Sebaik-baiknya tempat sandaran
Dan juga pengharapan

Jumat, 29 Maret 2019

Pameran Fotografi: Anggai Renjana


       Setelah sukses menggelar pameran fotografi bertajuk Ngudoroso pada tahun 2018 lalu, kini Mahasiswa jurusan jurnalistik kembali menggelar pameran fotografi dengan tajuk Anggai Renjana. Kesuksesan ini tidak terlepas dari bimbingan tangan dingin seorang dosen sekaligus Kurator,  Bapak Rasdian A Vadin. Dalam pameran ini ditampilkan ratusan karya hasil jepretan 39 mahasiswa semester 8, jurusan jurnalistik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Acara ini  juga menghadirkan sejumlah pembicara yang bergelut di bidang fotografi yaitu Tufan Wijaya dalam bedah buku “Literasi Visual”, Widya Sartika dan  Fernando Randy pada seminar “Street Photography” serta Eva Fauziyah dan Hanna Sayyida dalam Taklshow Photography “Cerita di balik foto”.

Anggai Renjana dimaknai dengan Isyarat rasa yang disampaikan oleh fotografer dalam foto-foto yang ditampilkan. Mengisyaratkan berbagai rasa dalam menjalani dan memenuhi proses kehidupan dengan sepenuh hati. Menanam bacaan, mengamati, medialogkan ke publik sebagai bentuk pertanggungjawaban, dan pada akhirnya memetik hasil dari keseluruhan proses tersebut bersama masyarkat kembali. Tema-tema yang diusungkan antara lain para pejuang disabilitas, transportasi, seni kriya, profesi unik, Religiusitas masyarakat dan lain sebagainya.

                Sejauh ini menurut saya, pameran fotografi jurusan Jurnalistik adalah yang paling favorit di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Alasannnya adalah, foto-foto yang dipamerkan tidak hanya diberi nama fotografer dan judul fotonya saja, tapi juga dilengkapi dengan deskripsi  di sisi-sisi foto. Selain itu panitia juga selalu siap sedia untuk menyambut tamu yang hadir kemudian menemani berkeliling sambil berbincang-bincang. Kebetulan pada kesempatan kali ini saya bersama dua orang teman saya yaitu Tamadhir dan Adam maulana ditemani oleh seorang tour guide yang tidak lain dan tidak bukan adalah teman saya sendiri yaitu Mochammad Hafidz yang akrab disapa Hafidz.

                Hafidz menceritakan suka dan duka dalam proses pengambilan foto, tidak semua objek foto mau dengan mudah membuka diri untuk berbagi kepada teman-teman fotografer, salah-salah pendekatan ketika mengambil gambar, fotografer tak jarang mengalami penolakan dan pengusiran. Maka disinilah  isyarat (komunikasi) dan rasa mengambil peran penting dalam pengambilan foto. Selain pendekatan yang baik diperlukan juga teknik-teknik yang tepat dalam mengambil foto. Setidaknya ada enam teknik dasar dalam fotografi yaitu Hyperfocal Focus, Selective Focus, Motion Blur, Panning, Freezing dan Silhoutte. 


Mata untuk semua - Devi Permata Sari
( Okularis, seorang spesialis pembuat dan penyesuai protesa mata untuk orang-orang yang kehilangan satu mata akibat penyakit atau cacat sejak lahir)
Hijrahnya Punk Muslim dan Anak Jalanan - Karmila
(Komunitas Tasawuf Underground yang merangkul orang-orang yang hendak berhijrah termasuk anak punk dan anak jalanan)
Kopi Tuli, Lingkar Riuh Dalam Sunyi - Alivia Soraya
(Kedai kopi dengan transaksi jual beli menggunakan bahasa isyarat)

Aku Berkarya, Maka Aku Ada - Mohammad Hafidz
(Seorang kakek pembuat miniatur alat transportasi dan mainan anak yang terbuat dari kayu)







Suasana Pameran Fotografi Anggai Renjana
aaa
Tamadhir dan tangannya Adam




Menunggu tanda tangan kepala jurusan - Mahasiswi semester akhir



Sampai jumpa di pameran foto berikutnya!

Sabtu, 29 Desember 2018

Review : Mangga Dua Mall, ITC Mangga Dua dan Pasar Pagi Mangga Dua (Jalan-jalan ke kawasan perbelanjaan Mangga Dua)


 
Kawasan Perbelanjaan Mangga Dua

Pada suatu malam ketika berbagai jenis tugas perkuliahan  mewarnai kehidupan yang indah ini. Notebook Acer E-11 yang biasanya menemani dalam mengerjakan tugas, tiba-tiba tidak bisa dioperasikan sebagaimana mestinya.Tak menunggu lama, keesokan paginya saya pergi ke dua tempat service untuk memperbaiki notebook yang rusak itu, berharap bisa pulih sesegera mungkin dengan biaya seminimal mungkin. Pertama saya mengunjungi sebuah tempat service di ciputat, kemudian mendapatkan diagnosa  bahwa kerusakan terdapat pada bagian mesin bukan di layar. Otomatis waktu yang dibutuhkan cukup lama dan biaya yang harus dikeluarkan tidak sedikit. Sebagai perbandingan agar lebih meyakinkan, saya pergi ke tempat service langganan di Bogor. Tidak jauh berbeda dengan hasil diagnosa sebelumnya, kerusakan kemungkinan terjadi di chipset yang ada di dalam mesin. Berhubung Acer E-11 menggunakan chipset  tipe tanam atau sudah di solder dan rata-rata peralatan tempat service di Bogor tidak memadai , saya disarankan untuk memperbaiki notebook di Mangga Dua Mall karena peralatan disana lebih mumpuni.


Sky Walk yang menghubungkan ITC Mangga Dua dengan Mangga Dua Mall


        Selang beberapa hari kemudian saya melanjutkan ikhtiar ke Mangga Dua Mall, seperti biasa bepergian di kota Jakarta berbekal  kartu e-money  dan aplikasi trafii. Perjalanan menggunakan busway dari Ciputat  melalui Pondok Indah -  GBK -  Monas - Glodok - Kota menuju Mangga Dua di akhir pekan ternyata  menyenangkan. Setelah menempuh kurang lebih 2 jam, saya tiba di kawasan perbelanjaan mangga dua.Konon katanya pemberian nama mangga dua dikarenakan pada jaman dahulu terdapat dua pohon mangga yang cukup besar di kawasan ini.

Harus cermat dalam memilih makanan halal

Kawasan perbelanjaan mangga dua terdiri beberapa gedung besar di dua sisi jalan raya Mangga Dua, diantaranya adalah ITC Mangga Dua, Pasar Pagi Mangga Dua, Mangga Dua Mall, Harco Mangga Dua, Harco Mas dan WTC Mangga Dua. Tidak perlu khawatir kesulitan menyebrang keluar masuk gedung, karena gedung-gedung tersebut dihubungkan oleh sky walk, jadi sembari berpindah gedung kita bisa melihat-lihat atau membeli barang yang terdapat di kios-kios sky walk. Tidak semua makanan yang dijual di kawasan ini terjamin kehalalannya, beberapa kios makanan dan cemilan menjual panganan berbahan non halal. Oleh karena itu bagi teman-teman muslim sebaiknya memilih dengan cermat tempat makan siang di kawasan ini. Tipsnya adalah carilah kios yang menjamin kehalalan makanan yang dijualnya atau membawa bekal dari rumah, selain lebih terjamin kehalalannya juga lebih irit.  Meskipun begitu, masjid di basement Mangga Dua Mall tergolong cukup nyaman dengan tempat yang luas dan banyak mukenah.

Mangga Dua Mall


Kios Laptop, notebook dan spare part
speaker dan aksesoris lainnya

Pusat Kamera


        Tempat pertama yang saya kunjungi adalah Mangga Dua Mall. Barang-barang yang dijual disini pada umumnya adalah alat-alat elektronik seperti laptop, kamera, speaker, alat musik, handphone lengkap dengan aksesoris dan spare partnya.  Selain menjual barang, Mangga Dua Mall juga menyediakan jasa service laptop dan handphone di lantai 4 dan 5, untuk service speaker disarankan untuk ke Glodok.Setelah dua kali berkunjung ke Mangga Dua Mall, bisa dibilang cukup aman dan nyaman, mungkin karena tidak terlalu ramai dan ada beberapa petugas kemanan di setiap lantainya. Meskipun begitu dimanapun kita berada harus tetap ekstra berhati-hati ya.Untuk harga, saya tidak dapat bicara banyak karena termasuk awam dengan dunia elektronik, pun petugas keamanan disini mengatakan bahwa harga barang-barang disini tidak bisa dijamin murah mahalnya, mungkin hanya beda-beda tipis dengan toko-toko elektronik di tempat lain, namun kelebihannya Mangga Dua Mall ini selain lebih lengkap juga menyediakan barang secara grosir sehingga bisa mendapatkan harga yang lebih murah untuk dijual lagi. Di kios tempat saya memperbaiki notebook pun tak jarang bertemu dengan teknisi dari jasa servicelaptop di luar mangga dua karena kemampuan atau peralatan yang kurang memadai.


ITC Mangga Dua


Berbagai Jenis Pakaian



Pakaian Lokal dan Import


Penasaran dengan barang-barang yang ada di ITC Mangga Dua dan Pasar Pagi Mangga Dua, saya menyebrang menggunakan sky walk yang tersedia. Barang-barang yang dijual adalah pakaian anak dan dewasa, tas, sepatu, aksesoris seperti jam tangan, perhiasan dan lain sebagainya. Meskipun menjual barang yang sama, perbedaannya adalah Pasar Pagi Mangga Dua umumnya menjual produk-produk lokal sedangkan ITC Mangga Dua didominasi oleh produk-produk impor dari China. Dari perbedaan tersebut tentu berpengaruh terhadap harga yang ditawarkan. Meskipun begitu petugas keamanan disini menyarankan untuk lebih cermat dalam berbelanja, selalu bandingkan kualitas barang antar toko dan jangan sungkan untuk menawar harga aslinya supaya tidak merugi. Hindari juga waktu-waktu ramai berbelanja disini, karena pedagang biasanya lebih bermurah hati pada saat sepi.

Kawasan Perbelanjaan yang cukup besar 


Kira-kira begitulah pengalaman saya berkunjung ke kawasan perbelanjaan mangga dua. Ketika membaca artikel terkait Mangga Dua di internet ternyata ada beberapa permasalahan rumit seperti oknum penjual yang nakal, tutupnya beberapa toko, omzet yang melesu akibat pembeli yang beralih ke mall modern atau berbelanja online dan lain sebagainya. Terlepas dari itu, bagi sebagian orang  nama Mangga Dua tetap menjadi bagian dari sejarah perbelanjaan  yang melegenda. Bagi yang belum pernah berkunjung, ingin berbelanja sekaligus jalan-jalan tidak ada salahnya mencoba.

Minggu, 18 November 2018

Resume: Imam Syafi'i Peletak Dasar Metodologi Pemahaman Hukum dalam Islam





Mula-mula Nabi Muhammad utusan Tuhan, bertindak sebagai pemutus perkara dan pelerai pertikaian yang terjadi di masyarakat. Keputusan berdasarkan wahyu tidak jarang melalui musyawarah dengan para sahabat. Kebijaksanaan melalui musyawarah pun memiliki nilai keilahiannya,  bukan pada “materi” keputusan yang dihasilkan tetapi lebih kepada kenyataan bahwa perintah musyawarah telah dijalankan.
Setelah Nabi wafat fungsi beliau dilanjutkan oleh para khalifah . Dalam kelompok kaum Muslim,  para pembesar sahabat termasuk di dalamnya khalifah yang empat (Abu Bakar, Umar, Utsaman dan Ali) tidak diragukan lagi keputusannya. Suatu keputusan yang dilakukan oleh kaum salaf tersebut, meskipun tanpa acuan langsung kepada kitab suci, akan dipandang oleh kelompok Muslim sebagai bagian dari sunnah suci. (kadang- yang lebih tepat konvensi yang tidak langsung dari Nabi itu disebut atsar—secara harfiah berarti peninggalan atau petilasan).
Menurut pengikut Madzhab Hambali hanya konsesus kaum salaf saja yang memiliki keabsahan  dan mengikat. Jika keputusan hukum di luar teks Al-Qur;an  tersebut berasal bukan dari  Salaf (sahabat, Tabi’un dan pengikut Tabi’un itu sendiri – Tabi’ut – Tabi’in) maka suatu kebijaksanaan atau keputusan hukum itu dekat sekali dengan pendapat atau pikiran pribadi. Karena itu secara benar disebut sebagai al-ra’y, pendapat.
Perkembangan sistem hukum Islam dengan ekspresi yang mantap diawali dengan munculnya aliran al-ra’y di Irak oleh Abu Hanifah dan para pengikutnya.  Pada waktu yang hampir sama disusul dengan perhatian terhadap sunnah secara laten oleh sarjana Madinah yaitu Malik ibn Anas, pendiri Madzhab Maliki. Imam Syafi’I seolah-olah tampil ditengah antara mereka yang berkedudukan di Hijaz dan di Irak. Ia pernah berguru kepada Imam Malik dan kepada al-Syaibani, pengikut mazhab Hanafi.
                Dalam bidang kajian ilmiah Hadis, imam Syafi’I  berperan lebih banyak sebagai peletak dasar, dengan melahirkan kitab kritik terhadap hadits “Musthalah al-Hadits”. Sampai kemudian munculnya sarjana Hadits al-Bukhari (Imam Bukhari) yang melaksanakan penelitian ilmiah terhadap  hadits. Penelitian tersebut kemudian dilanjutkan oleh pengikutnya seorang sarjana dari Naishapur yaitu Imam Muslim.
                Setelah masa dua sarjana tersebut (Bukhari dan Muslim), beberapa sarjana terdorong untuk meneruskan kajian dan penelitian hadits yang masih banyak beredar dengan bebas di masyarakat. Dari penelitian tersebut, terkumpul empat  buku hadits dari golongan Sunni yang dianggap standar yaitu berturut-turut, Ibn Majah, Abu Dawud, al-Tirmidzi dan al-Nasa’i. Kemudian secara kolektif catatan hadits melalui metodologi ilmiah yang kritis itu disebut al-Kuttub sittah (kitab yang enam), yang diangkat sebagai acuan induk kedua dalam kajian tekstual agama Islam setelah al-Qur’an.
                Kitab suci dan Hadits Nabi melengkapi umat Islam dengan pegangan yang tekstual yang “Obyektif”. Namun keobyektifan dalil-dalil tekstual tidak dengan sendirinya menutup sama sekali kesubyektifan pemahamannya.  Karena itu diperlukan ketentuan-ketentuan yang tegas tentang bagaimana bukti-bukti tekstual itu dipahami.
                Imam Syafi’I diakui sebagai peletak dasar metodologi pemahaman hukum Islam. Sebab teori dan metodenya bukan saja diikuti oleh madzhabnya tapi juga oleh madzhab lain. Buku Imam Syafi’I Al-Risalah yang diterjemahkan ini adalah pengungkapan wawasannya tentang prinsip-prinsip jurisprudensi. Maka membaca buku ini kiranya akan memberi gambaran perkenalan teentang sumbangan dan peranan Imam Syafi’I, sarjana dan teoritikus hukum Islam yang besar itu.

(Resume ini diperoleh dari  "Imam Syafi'i Peletak Dasar Metodologi Pemahaman Hukum dalam Islam" yaitu pengantar dari Nurcholis Madjid dalam buku terjemah Ar-Risalah)

Daftar Pustaka
Thoha, Ahmadie.1986. Ar-Risalah Imam Syafi'i.Jakarta: Pustaka Firdaus. 

Senin, 05 November 2018

Review : Gramedia Matraman




Tampak depan Gramedia Matraman
Sedari dulu kalau ditanya tentang hobi saya seringkali menjawab hobi saya adalah membaca buku. Entah karena benar-benar senang membaca buku atau hanya sekedar menjawab saja. Tapi rasa-rasanya belakangan ini semenjak harga paket kuota internet sudah lebih terjangkau dan content creator semakin menjamur, saya lebih sering scroll down laman Youtube atau Portal Berita online dibandingkan membaca buku. Sumber pengetahuan yang luas dengan akses yang mudah merupakan penawaran menarik yang diberikan oleh internet. Namun kesyahduan membalik lembar demi lembar buku tetap menjadi kerinduan tersendiri bagi saya pribadi.  Kebetulan semester ini saya sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian profisiensi bahasa Arab (TOAFL). Setelah saya mencari sumber belajar di Internet ternyata hasilnya tidak terlalu banyak dan sulit dipahami, sampai kemudian muncul review tentang buku “Mahir TOAFL Skor 600+” di laman internet. Akhirnya saya memutuskan untuk membeli buku ini di toko buku.
Disarankan menggunakan transportasi umum busway menuju ke Gramedia Matraman


Pada awal oktober lalu ketika jadwal observasi sekolah diliburkan selama beberapa hari, saya memanfaatkan waktu luang tersebut untuk pergi ke Gramedia Matraman. Sebenarnya saya sudah lama penasaran dengan toko buku terbesar se Asia Tenggara ini, namun  baru kali ini saya berkesempatan untuk berkunjung ke sana.  Sebelum berkunjung, saya mencoba untuk  menelusuri toko buku tersebut di google, ternyata tempatnya lumayan jauh dari tempat kost saya dan disarankan untuk menggunakan busway. Karena saya kurang paham dengan rute busway, saya mendownload aplikasi Trafii untuk memudahkan perjalanan. Alhamdulillah cukup terbantu meskipun tetap harus sesekali bertanya kepada petugas di halte.  Adapun rute yang saya lalui adalah UIN Syarif Hidayatullh Jakarta – Dukuh Atas 1- Dukuh Atas 2 – Matraman 2.

Fasilitas parkir dan foodcourt di Gramedia Matraman

Saung bazar buku diskon
Pintu depan Gramedia Matraman
Money Planner

            Setibanya di halte tujuan, bisa langsung terlihat gedung Gramedia Matraman yang dilengkapi dengan basement  untuk parkiran mobil, parkir bertingkat untuk motor, foodcourt dan saung untuk bazar buku-buku diskon atau cuci gudang. Memasuki lantai G saya disambut dengan berbagai aksesoris elektronik seperti flashdisk, wireless mouse, earphone, USB Cable dsb. Sesuai dugaan saya,  di sini terdapat stand-stand yang menawarkan berbagai  alat tulis kantor dan souvenir yang unik dan menggemaskan. Saya sempat iseng menanyakan buku one year study planner kepada petugas, namun yang tersedia hanya buku one month study planner dan buku one day study planner. Buku one year study planner biasanya tersedia pada awal tahun nanti. Oiya, disini juga ada buku money planner yang lumayan bikin gemas.

Tas untuk ibu-ibu arisan
Buku Off The Recordnya Kak Ria SW

            Naik ke lantai satu, ternyata belum sepenuhnya berisi buku-buku. Di lantai satu ini terdapat berbagai macam tas, bukan hanya tas sekolah, tapi juga travel bag dan tas untuk ibu-ibu arisan. Disudut lain pada bagian buku-buku best seller , saya menemukan buku Off The Record Kak Ria SW yang full colour dan atraktif  sesuai dengan vlog Ka Ria yang ceria. Saya juga menemukan buku Tatang Teh Tong Tji yang menceritakan perjalanan perusahaan Teh ternama di Indonesia sehingga sukses sampai saat ini. Ada juga buku Crazy Rich Asian yang filmnya sedang hits di bioskop.Selain buku best seller, di lantai 1 ini terdapat buku anak-anak, buku parenting seperti buku Happy Little Soul karya Iboek Retno Hening,  buku impor, buku religi, buku  tips kesehatan dan buku resep.

Rak Buku Self Improvement
Buku Perantau Ilmu Timur Tengah-Afrika Karya PPI Dunia
wishlist 


             Setelah berkeliling di lantai satu, saya menuju ke lantai dua kemudian menemukan jajaran rak buku self improvement. Saya mendapati buku Perantau Ilmu Timur Tengah - Afrika karya PPI Dunia yang mana salah satu kontributornya adalah Kak Luqman Hakim, lulusan Universite Muhammad V De Rabat Maroko, yang kemari sempat menjadi juri pada lomba debat bahasa Arab di ICFest 2018 lalu. Berikutnya saya iseng-iseng main ke rak buku ekonomi dan membaca buku yang diceritakan oleh salah seorang teman saya yaitu buku Yuk Nabung saham, ternyata lumayan menarik bikin pusing juga ya bukunya . Tapi untuk sementara buku ini masih menjadi bagian dari wishlist saya. Pada rak-rak lain terdapat b
uku-buku  internet, desain, fotografi, komik dan novel.

Akhirnyaa ketemu juga

Rak Education & Teaching


Di lantai paling atas, terdapat deretan rak-rak buku  paket mata pelajaran sekolah dan buku-buku persiapan ujian seperti UN, SBMPTN dan buku persiapan seleksi CPNS yang sempat ramai beberapa waktu lalu.  Dilantai tiga ini akhirnya saya menemukan buku Mahir TOAFL skor 600+ yang saya cari. Buku ini menjadi satu-satunya sumber belajar persiapan TOAFL diantara banyaknya buku TOEFL. Kemudian Saya juga mengambil satu buku nahwu yang menurut saya mudah dipahami. Saya sempat mampir di rak buku pendidikan yang lumayan besar, seperti biasa terdapat buku-buku pengantar kependidikan, kurikulum, perencanaan pembelajaran, evaluasi pendidikan, administrasi pendidikan, pengembangan profesi guru, pendidikan karakter, metodologi penelitian pendidikan, statistika pendidikan, strategi pembelajaran dsb.


Eskalator untuk empat lantai
Pulang

            Tuntas sudah rasa penasaran saya akan Gramedia Matraman. Saya pulang dengan membawa dua buku yang saya idam-idamkan dan hati yang senang.  Sebenarnya masih ingin berlama-lama, tapi berhubung sudah hampir memasuki waktu jam pulang kantor yang pasti macet dan dan busway penuh berdesak-desakan, jadi saya harus segera pulang sebelum busway S21 semakin membludak. Selamat membaca untuk semuanya. Mudah-mudahan kita bisa menjadi generasi yang cinta akan ilmu pengetahuan dan bisa bermanfaat bagi sesama. Aamiin.

Minggu, 07 Oktober 2018

Kenang-kenangan dari Jalan yang Kamu Sesali

Dari sekian jalan yang pernah kamu lalui
Lorong-lorong gelap, Jembatan-jembatan rapuh
Gang-gang buntu, dan persimpangan jalan
Yang tak berpetunjuk
Adakah jalan yang kamu sesali?

Padahal jalan itu sudah usai kamu lewati
Tapi kerikil-kerikilnya menyalip di tapak sepatumu
Sesekali kau injak lagi atau mungkin kau injak terus
Sampai kemudian aku jadi tau,
Kerikil di telapak kaki bisa membuat seseorang bersedih dan menghentikan langkahnya
Kenapa harus berhenti?

Kenang-kenangan dari jalan yang kamu sesali
Kerikil itu bisa kamu simpan dalam saku bukan di tapak sepatu

Stasiun Depok, 5 Oktober 2018

Sabtu, 29 September 2018

Persiapan untuk HSK 1 dan HSK 2

1. Mengikuti preparation class

Sebaiknya dalam mempelajari suatu ilmu, kita punya materi yang akan dipelajari, tempat belajar, guru yang mengajar, waktu belajar yang jelas dan teman belajar, kita bisa mendapatkan itu semua di preparation class . Kelas persiapan yang saya ikuti terdiri dari 14 pertemuan dengan durasi 1 jam 30 menit disetiap pertemuannya, dalam waktu 3 bulan. Laoshi yang mengajar adalah guru bahasa mandarin di sebuah SMK di Jakarta yang pernah belajar langsung di China. Karena kelas diadakan malam hari setelah kuliah, kadang saya dan teman-teman dalam kondisi yang kurang siap (terburu-buru/kelelahan) ketika belajar, belum lagi ketika ada bentrok dengan deadline tugas atau jadwal ujian di perkuliahan. Meskipun begitu, preparation class ini sangat bermanfaat bagi saya, karena lebih teratur dari segi jadwal dan penugasan dibandingkan dengan belajar secara otodidak . Dengan adanya preparation class ini konsistensi dan motivasi untuk belajar bahasa mandarin jadi lebih terjaga.

2. Menghafal vocab dengan tabel, aplikasi flashcard dan video vocab

Selepas preparation class, saya belajar secara otodidak selama satu bulan dengan memaksimalkan menghafal 150 pinyin. Setiap hari minimal selama 30 menit, mengisi tabel, menggunakan aplikasi flashcard di laptop dan di handphone serta menonton video vocab. Ketiga cara tersebut saya lakukan kadang secara bergantian kadang bersamaan setiap harinya, sesuai dengan mood.

a. Mengisi Tabel
Saya memodifikasi tabel vocab yang ada di internet dengan menambahka tiga tabel kosong di sampingnya untuk diisi. Satu tabel diisi sambil membaca artinya, satu tabel menebak sambil sesekali melihat artinya dan satu tabel lagi mengisi sesuai kemampuan untuk melihat vocab mana yang belum dikuasai. Cara ini mungkin terdengar sedikit kuno, tapi kelebihan yang saya rasakan adalah belajar jadi terasa lebih syahdu ketimbang menggunakan gadget.

b. Menggunakan aplikasi flashcard
Cara ini cukup populer dikalangan orang-orang yang sedang belajar bahasa asing secara otodidak. Saya menggunakan aplikasi ankiweb di laptop dan HSK 1 Flashcard di Handphone. Untuk flashcard dari ankiweb bisa searching tutorial dan sumber lengkapnya di sini, sedangkan untuk flashcard di handphone android bisa langsung download di playstore. Sederhananya flashcard akan menampilkan kartu karakter hanzi dan memberi kesempatan untuk menebak pinyin dan artinya, ketika kita sudah menjawab kemudian klik /swap layar maka aplikasi akan memunculkan kartu pinyin dan artinya begitu seterusnya secara berulang. Rasanya mirip-mirip tabel, tapi bedanya kita hanya mengklik, ada efek audio (bisa sekalian latihan listening) dan tampilan lebih menarik, Untuk versi ankiweb sedikit lebih rumit karena ada pengaturan kartu yang dimunculkan berdasarkan betul atau tidaknya jawaban kita.

C. Video vocab
Tidak setiap hari kita berkesempatan untuk duduk manis khusus untuk belajar, ada kalanya memiliki banyak kegiatan yang harus dilakukan, menghabiskan waktu beberapa jam di kendaraan umum atau memang sedang kelelahan dan malas untuk belajar. Video vocab bisa menjadi solusi untuk yang tetap ingin belajar hanya dengan menyimak video sekitar 15 menit, kita bisa mereview 150 vocab atau menambah beberapa vocab.

3. Mengerjakan kuis di aplikasi belajar bahasa mandarin

Cukup banyak aplikasi belajar bahasa mandarin di android. Aplikasi yang direkomendasikan oleh laoshi saya adalah chinnese skill dan hsk 1 pro. Saya pribadi sangat menyukai hsk 1, meskipun versi lengkapnya berbayar, versi gratisnya pun saya rasa cukup untuk memenuhi kebutuhan belajar.

4. Mengerjakan contoh soal HSK 1

Beberapa contoh soal HSK 1 tersedia disini. Silahkan unduh dan berlatih setelah menghafal vocab supaya tidak berulang kali cek kamus saat mengerjakan soal. Beberapa paket contoh soal yang tersedia sangat membantu ketika mengerjakan soal yang sesungguhnya.